pusat informasi jaminan kesehatan indonesia
Username dan password tidak cocok
Email sudah terdaftar
* Untuk User Dokter
** Untuk User Faskes
*** Untuk User Peneliti

Anda tidak berhak masuk ke subforum ini

BERITA

Komitmen Asuransi Ditinjau

01 February 2017 | comment(0)

Layanan BPJS Kesehatan.

JAKARTA — BPJS Kesehatan akan melakukan uji kelayakan kembali alias credentialing guna memastikan komitmen pelaku asuransi kesehatan swasta dalam menjalankan skema koordinasi manfaat atau coordination of benefit.

Irfan Humaidi, Juru Bicara BPJS Kesehatan, menjelaskan credentialing tersebut menjadi salah satu poin yang dihasilkan dalam pertemuan antara penyelenggara program Jaminan Kesehatan Nasional—Kartu Indonesia Sehat (JKN–KIS) dan asosiasi asuransi swasta.

Dia menjelaskan dalam pertemuan yang dihelat Senin (30/1), pihaknya bertemu dengan perwakilan dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) dan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).

Arah pertemuan itu adalah memantapkan implementasi coordination of benefit (CoB) sesuai dengan peraturan teknis dan petunjuk pelaksana yang diterbitkan BPJS Kesehatan.

“Awal tahun 2017 ini BPJS Kesehatan akan melakukan credentialing untuk mendapatkan komitmen dari AKT  yang bekerja sama, agar benar-benar menjalankan CoB sesuai tujuan,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (31/1).

Irfan menjelaskan hingga akhir 2016 hanya 13, dari 52 AKT mitra, yang memiliki peserta serta menjalankan skema CoB. Oleh karena itu, langkah credentialing mesti direalisasikan untuk menjaring AKT yang benar-benar berminat memasarkan produk CoB.

Dalam proses credentialing itu, pihaknya akan memperbaharui kerja sama dengan para pelaku asuransi swasta yang telah menjalankan skema tersebut maupun yang berminat untuk mulai memasarkannya.

“Dalam beberapa bulan ke depan akan renewal, pembaharuan kerja sama. untuk siapa saja, perusahaan asuransi yang berkomitmen kuat menjalankan dan menjual produk CoB itu.”

Irfan mengklaim dalam pertemuan itu baik AAUI maupun AAJI mendukung prinsip kerja sama antara AKT dan BPJS kesehatan dalam rangka menuju universal health coverage pada Januari 2019.

Pada awal Maret 2017, pihaknya dan asosiasi asuransi akan menyusun matriks persiapan kerja sama dan implementasi CoB. Pada saat yang sama, BPJS Kesehatan akan melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada seluruh agen AKT.

KESEPAKATAN

Julian Noor, Direktur Eksekutif AAUI, mengatakan pihaknya bersama perwakilan AAJI telah bertemu dengan BPJS Kesehatan. Namun, dia belum mengungkapkan apakah dalam pertemuan tersebut ada kesepakatan baru terkait implementasi CoB antara BPJS Kesehatan dan penyedia layanan asuransi swasta.

“Semoga akhir Februari tercapai kesepakatan,” kata Julian kepada Bisnis, Senin (30/1).

Pada awal Desember 2016, Julian juga mengatakan pihaknya belum dapat memberikan pandangan terkait terbitnya Peraturan Direksi BPJS Kesehatan No. 47/2016. Pasalnya, dia mengatakan asosiasi akan bertemu dengan BPJS Kesehatan dalam waktu dekat untuk membahas penerapan ketentuan tersebut.

Christian Wanandi, Direktur Utama PT Asuransi Wahana Tata, menjelaskan sejumlah bagian dalam peraturan yang mulai berlaku sejak 1 Juli 2016 itu, seperti ketentuan asuransi kesehatan tambahan sebagai pembayar pertama dan kewajiban menjadi penagih iuran, dinilai memberatkan pelaku industri.

Ketentuan itu, kata Christian yang juga menjabat Ketua Bidang Hubungan Internasional AAUI, berpotensi meningkatkan biaya operasional asuransi swasta. Kondisi itu pada akhirnya berdampak pada premi asuransi kesehatan yang mesti dibayarkan individu atau badan usaha yang menjadi peserta.

“Pasal-pasal yang memberatkan itu kebanyakan terkait administrasi, seperti prosedur klaim dan prosedur peseta. Premi asuransi bukan turun, tetapi malah naik,” ujarnya.

Menurutnya, asosiasi akan terus mendorong sejumlah penyesuaian pada Peraturan BPJS Kesehatan tersebut. Jika tidak diberi penyesuaian, maka pihaknya berharap ke depan BPJS Kesehatan setidaknya dapat memberikan sejumlah kemudahan untuk menekan berbagai potensi biaya yang timbul
dari implementasi CoB.


Print this page

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal, dan sumber

Komitmen Asuransi Ditinjau

http://jkn.jamsosindonesia.com/blog/detail/1722/komitmen-asuransi-ditinjau

Copyright © 2018 Jamkesindonesia.