pusat informasi jaminan kesehatan indonesia
Username dan password tidak cocok
Email sudah terdaftar
* Untuk User Dokter
** Untuk User Faskes
*** Untuk User Peneliti

Anda tidak berhak masuk ke subforum ini

BERITA

Dinkes dan BPJS Pacu JKA Plus

21 July 2017 | comment(0)

BANDA ACEH - Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Banda Aceh terus memacu pelaksanaan proses administrasi program JKA Plus, yang merupakan program unggulan Irwandi-Nova sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.

Proses administrasi yang diharapkan nantinya tidak berbelit-belit, dan akhir dari penyempurnaannya pasien cukup finger print atau sidik jari saja saat berobat ke rumah sakit.

Kadiskes Aceh, dr Hanif menyampaikan hal ini saat menjadi narasumber program talkshow “Bincang Kita Aceh” Kompas TV dengan tema “Strategi Kembalikan Ruh JKA” sesuai janji Irwandi-Nova dalam masa target kerja 100 hari. Talkshow yang dipandu Dosi Elfian ini juga menghadirkan narasumber lainnya, yaitu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, dr Sari Quratul Ainy AAK.

“Penyempurnaannya secara bertahap, awalnya harus membawa KTP atau kartu peserta BPJS ke RS. Tapi ini akan kita sempurnakan terus dan akhirnya cukup finger print sebagai identitas tunggal, sehingga tidak dapat dipalsukan karena sudah direkam sidik jari,” kata dr Hanif.

Dalam masa kerja 100 hari ini, dikatakan, finger print belum dapat dilaksanakan karena perlu dibangun sistem dan peralatan. Pihaknya berharap, dengan adanya persiapan dari Pemerintah Aceh dan BPJS Kesehatan, maka dalam jangka waktu setahun penyempurnaan administrasi tersebut dapat terwujud.

“Setelah semua sistem terbangun dan terkoneksi, serta berbagai sektor sudah bekerja sama, seperti Disdukcapil, Dinas Registrasi Kependudukan, maka semua ini bisa terwujud,” tambahnya.

Dr Hanif menambahkan pada Agustus mendatang Pemerintah Aceh akan bekerja sama dengan Disdukcapil Kementerian Dalam Negeri yang nantinya diharapkan data-data di Disdukcapil dapat terkoneksi dengan data di rumah sakit.

Setelah penandatangan MoU tesebut, akan dibangun sistem yang terkoneksi dari Disdukcapil ke rumah sakit, Dinkes, serta BPJS Kesehatan. Terkait pembuatan sistem tersebut, pihaknya sudah pernah membahas bersama Bappeda dan dananya diusahakan pada APBA Perubahan.

“Perlu sistem, software, hardware, dan servernya yang akan kita adakan di seluruh rumah sakit yang ada di Aceh. Dengan data yang sudah terkoneksi nantinya proses pendaftaran peserta BPJS tidak perlu lagi KTP, surat keterangan, dan lainnya karena data semua sudah terkoneksi, dan pelayanan bisa lebih mudah,” sebutnya.

Ia menambahkan mulai Senin mendatang, tim terpadu yang sudah dibentuk mulai bekerja di RSUZA Banda Aceh. Tim tersebut akan mengevaluasi berbagai kendala yang timbul dalam pelayanan di rumah sakit dan memperbaikinya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, dr Sari Quratul Ainy AAK menyampaikan pihaknya menyambut baik program Pemerintahan Irwandi-Nova yang memudahkan pelayanan kepada pasien karena dibantu oleh tim terpadu dari berbagai instansi terkait yang memberikan pelayanan di RS. Misalnya, ketika ada pasien gawat darurat datang ke RS belum terdaftar sebagai peserta BPJS dan belum meiliki NIK, maka tim ini yang akan membantu pasien mendaftar sebagai peserta dan mendapatkan nomor NIK.

Dokter Sari menambahkan tim terpadu tersebut nantinya memberikan layanan one stop servise, sehingga keluarga pasien tidak harus ke kantor BPJS dan Disdukcapil. “Regulasi tetap kita jalankan tapi mekanismenya kita atur supaya lebih simple. Dengan adanya tim ini sangat membantu, sehingga keluarga pasien tidak harus bolak balik ke Disdukcapil, dan BPJS cukup di satu tempat saja,” katanya.

Dikatakan, tim tersebut juga yang nantinya memverifikasi pasien kecelakaan yang ditanggung Jasa Raharja atau BPJS Kesehatan, sehingga pengklaiman dari rumah sakit tidak terkendala penjaminan. (una)


Print this page

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal, dan sumber

Dinkes dan BPJS Pacu JKA Plus

http://jkn.jamsosindonesia.com/blog/detail/2184/dinkes-dan-bpjs-pacu-jka-plus

Copyright © 2019 Jamkesindonesia.