pusat informasi jaminan kesehatan indonesia
Username dan password tidak cocok
Email sudah terdaftar
* Untuk User Dokter
** Untuk User Faskes
*** Untuk User Peneliti

Anda tidak berhak masuk ke subforum ini

BERITA

143 KIS Berserakan di Sungai, BPJS Minta Distributor TanggungJawab

23 July 2017 | comment(0)

Surabaya - 143 Kartu Indonesia Sehat (KIS) ditemukan di sungai Dusun Rejosari, Desa/Kecamatan Gandusari, Blitar. BPJS Kesehatan meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban distributor kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). 

"Terkait dengan kasus tersebut BPJS Kesehatan akan melakukan tindaklanjut sesuai ketentuan yang ada termasuk memastikan apakah ada perbuatan yang disengaja oleh distributor mitra kerja kita atas ketidakakuratan distribusi kartu JKN-KIS sebagaimana yang diperjanjikan. Apabila ditemukan bentuk kesengajaan oleh pihak distributor maka kami akan menempuh lewat jalur hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku," ujar Kepala Humas BPJS Kesehatan Nopi Hidayat dalam rilisnya, Minggu (23/7/2017).

Nopi menambahkan, berdasarkan penelusuran BPJS Kesehatan, sejumlah kartu yang ditemukan tersebut seharusnya sudah didistribusi di tahun 2015 dan pihak BPJS Kesehatan sudah melakukan kewajiban pembayaran sesuai perjanjian kerjasama. Sebab, bukti dari laporan Panitia Penerimaan Barang dan Jasa BPJS Kesehatan, pihak distributor telah melengkapi dokumen tanda terima kartu oleh peserta JKN-KIS. Saat ini kartu yang ditemukan sudah diamankan oleh pihak Kepolisian setempat dan akan dikembalikan ke BPJS Kesehatan.

"Oleh sebab itu, kita juga akan telusuri lagi apakah end user yang tertera dalam kartu yang ditemukan tersebut sudah menerima atau belum kartu kepesertaan JKN-KIS. Apabila belum, maka kami tidak segan meminta pertanggungjawaban hukum kepada pihak distributor," tegas Nopi.

Sejak tahun 2015, Distribusi kartu JKN-KIS PBI ditangani oleh pihak ketiga yaitu PT Pos Indonesia, jasa ekspedisi lain seperti TIKI, JNE serta mitra BPJS Kesehatan. Tahun 2015, jumlah peserta JKN-KIS PBI adalah 86,4 juta jiwa. Sedangkan di tahun 2016 dari 86,4 juta jiwa yang terdata di tahun 2015, terdapat 1.754 juta yang tidak lagi berhak mendapatkan bantuan iuran di tahun 2016 berdasarkan SK Menteri Sosial No 168/HUK/2015 dan 169/HUK/2015.

Khusus untuk memantau distribusinya kartu JKN-KIS PBI dan memastikan bahwa kartu sudah sampai ke peserta, BPJS Kesehatan pun membentuk Posko Pemantauan dan Penanganan Pengaduan Distribusi kartu JKN-KIS PBI di Kantor Cabang BPJS Kesehatan seluruh Indonesia.

Kartu JKN-KIS adalah identitas kepesertaan JKN untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang komprehensif pada fasilitas kesehatan melalui mekanisme sistem rujukan berjenjang dan atas indikasi medis. Kartu JKN-KIS diterbitkan oleh BPJS Kesehatan untuk seluruh peserta jaminan kesehatan termasuk PBI. Kartu JKN-KIS yang diterbitkan oleh BPJS Kesehatan terbagi menjadi dua jenis kepesertaan. Pertama, kelompok masyarakat yang wajib mendaftar dan membayar iuran, baik membayar sendiri (mandiri) ataupun berkontribusi bersama pemberi kerjanya (segmen buruh atau pekerja).

Kedua, kelompok masyarakat miskin dan tidak mampu yang didaftarkan oleh pemerintah dan iurannya dibayari oleh pemerintah (segmen Penerima Bantuan iuran atau PBI). 


Print this page

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal, dan sumber

143 KIS Berserakan di Sungai, BPJS Minta Distributor TanggungJawab

http://jkn.jamsosindonesia.com/blog/detail/2190/143-kis-berserakan-di-sungai--bpjs-minta-distributor-tanggungjawab

Copyright © 2018 Jamkesindonesia.