pusat informasi jaminan kesehatan indonesia
Username dan password tidak cocok
Email sudah terdaftar
* Untuk User Dokter
** Untuk User Faskes
*** Untuk User Peneliti

Anda tidak berhak masuk ke subforum ini

STATISTIK JAMKESDA

Faktanya, Pemerintah Daerah menambah 31,6 juta (41,4 %) peserta program jaminan kesehatan, nyaris separuh dari total peserta Jamkesmas. Tahun 2010, tercatat Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah telah mengikutsertakan 108 juta orang miskin di seluruh Indonesia dalam Jaminan Kesehatan.

Gambar 1. Jumlah Peserta Jamkesmas-Jamkesda, 2010 (Juta Jiwa)

Sumber: Dihitung dari data PPJK Depkes RI (2011) oleh PT. Martabat Prima Konsultindo, 2012

 

Untuk memperluas jangkauan,mengatasi ketidak-adilan,memeratakan pelayanan,Pemerintah Indonesia menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan bagi masyarakat miskin di seluruh wilayah Indonesia.

Tahun 2010, Kementrian Kesehatan mengelola program jamkesmas untuk 76,4 juta orang miskin se-Indonesia. Selama tiga tahun berturut-turut, sejak 1 januari 2005 Kementrian Kesehatan bekerjasama dengan PT. Askes (Persero) untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dengan nama Askeskin. Selanjutnya, tahun 2008, Kementrian Kesehatan menghentikan kerjasama dengan PT. Askes (Persero) dan mengelola sendiri program jaminan kesehatan. Sejak itu, Program Askeskin berganti nama menjadi Jamkesmas.

Gambar 2. Propinsi dengan Peserta Jamkesmas dibawah 1 juta jiwa, 2010

Sumber: PPJK Depkes RI, 2011

Gambar 3. Propinsi dengan Peserta Jamkesmas  5-10 juta jiwa

Sumber: PPJK Depkes RI, 2011

Gambar 4. Propinsi dengan Peserta Jamkesmas diatas 10 juta jiwa

Sumber: PPJK Depkes RI, 2011

Tiga propinsi dengan proporsi penduduk terlindungi program Jamkesmas tertinggi berturut-turut adalah Propinsi Papua (73,60%), Papua Barat (71,45%), dan NTT (61,65%). Terdapat 14 propinsi dengan proporsi peserta Jamkesmas diatas rata-rata nasional yaitu Propinsi Papua, Papua Barat, NTT, Sultra, Aceh, NTB, Sulbar, Lampung, Sumsel, Gorontalo, Bengkulu, Kalbar, Jateng dan Sulteng.

Gambar 5. Proporsi Penduduk Terlindungi Program Jamkesmas, 2010

Sumber: Dihitung dari data PPJK Depkes RI (2011) oleh PT. Martabat Prima Konsultindo, 2012

Mengikuti jejak Kementrian Kesehatan sejak 2008, Pemerintah Daerah menyelenggarakan Program Jamkesda bagi masyarakat miskin yang belum terlindungi oleh Jamkesmas. Selama tiga tahun, semakin banyak Pemerintah Daerah menyelenggarakan Jamkesda. Pada tahun 2010, Kementrian Kesehatan mencatat 33 propinsi dan 349 kabupaten/kota menyelenggarakan Jamkesda.

Beberapa pemda mengikutsertakan masyarakat mampu ke dalam program jamkesda. Ada Pemda yang menanggung seluruh biaya pelayanan kesehatan atau membayari premi jamkesda. Ada pula Pemda yang memungut premi dari masyarakat.

Gambar 6. Propinsi dengan Peserta Jamkesda dibawah 500 ribu jiwa, 2010

Sumber: PPJK Depkes RI, 2011

Keterangan: Tidak ada data peserta jamkesda Propinsi Papua Barat, Papua, Gorontalo, dan DKI Jakarta.

Gambar 7. Propinsi dengan Peserta Jamkesda 500 ribu sampai 1 juta jiwa, 2010

Sumber: PPJK Depkes RI, 2011

Gambar 8. Propinsi dengan Peserta Jamkesda diatas 1 juta jiwa, 2010

Sumber: PPJK Depkes RI, 2011

Tiga propinsi dengan proporsi penduduk terlindungi program Jamkesda tertinggi berturut-turut adalah Propinsi Bali (73,57%), Kepulauan Riau (58,53%), dan Sulawesi Selatan (58,48%). Terdapat 10 propinsi dengan proporsi peserta Jameksda diatas rata-rata proporsi nasional yaitu Propinsi Bali, Kepulauan Riau, Sulsel, Sumsel, Bangka Belitung, Riau, Aceh, Kaltim, Maluku dan Kalsel.

Gambar 9. Proporsi Peserta Jamkesda terhadap Jumlah Penduduk Propinsi, 2010

Sumber: Dihitung dari data PPJK Depkes RI (2011) oleh PT. Martabat Prima Konsultindo, 2012

Keterangan: Tidak ada data peserta jamkesda Propinsi Papua Barat, Papua, Gorontalo, dan DKI Jakarta.


Print this page

Pengutipan sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan judul, tanggal, dan sumber

TOPIK > STATISTIK JAMKESDA

http://jkn.jamsosindonesia.com/topik/detail/statistik-jamkesda

Copyright © 2019 Jamkesindonesia.